Rembang, nurfmrembang.com – Bayu Andriyanto, wakil Bupati Rembang incumbent akhirnya mencabut berkas pendaftarannya sebagai calon wakil Bupati pada Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pencabutan dilakukan oleh kader perwakilan DPD Partai NasDem, di sekretariat DPC PPP Rembang, Senin (8/3/2020).
Ketua fraksi DPD Partai NasDem, Mashadi menyebut, ia bersama 4 orang kader lainnya mewakili Bayu Andriyanto yang juga menjabat sebagai ketua DPD Partai NasDem Rembang. Pencabutan berkas pendaftaran, menurutnya sebagai tindak lanjut dari surat terbuka yang telah diterbitkan Bayu beberapa waktu lalu.
“Saya salah satu dari yang hadir disini, yang telah mendapat mandat dari beliau ketua DPD Partai NasDem Rembang, hari ini kami diperintahkan untuk menindaklanjuti atas surat terbuka tanggal 17 Juli kemarin. Bahwa beliau telah mengundurkan dari daftar cawabup di DPC PPP,” jelas Mashadi kepada wartawan di secretariat DPC PPP, Jalan Pemuda KM 3 Rembang.
“Alhamdulillah, berkas sudah dikembalikan dan sudah diterima,” lanjutnya.
Menurutnya, Partai NasDem mendapat pelajaran berharga dalam perjalanan politik khusus Pilkada Rembang 2020 mendatang ini. Ia pun menilai, hal yang telah terjadi menjadi pembelajaran kedepannya.
“Partai NasDem ini mendapat pelajaran yang sangat berharga dengan adanya peristiwa politik di Rembang ini. Karena pada kenyataannya, baik itu komitmen, janji, gentlemen agreement atau apapun istilahnya, sekalipun bukan hitam diatas putih. Kami sudah berusaha menjaga komitmen, tapi itulah yang terjadi,” paparnya.
Ia menegaskan, Partai NasDem hingga kini masih melakukan komunikasi besar terhadap banyak kalangan. Termasuk, ia pun membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi partai politik, organisasi masyarakat atau bahkan masyarakat sipil, yang hendak bergabung.
“Partai kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi Partai lain, organisasi masyarakat, maupun masyarakat, untuk bergabung di Partai kami,” katanya.
Sementara wakil ketua DPC PPP Rembang, Chafidzin memaklumi atas pencabutan berkas tersebut. “Ini biasa, artinya memang sudah menjadi pilihan politik dari beliau sehingga kami menghargai apa yang menjadi keputusan beliau,” terang Chafidzin diwawancara wartawan.
Awalnya, ada sebanyak 7 orang yang mendaftarkan diri sebagai calon wakil Bupati dari PPP untuk mndampingi Bupati petahana, Abdul Hafidz. Namun , kemudian terseleksi hingga menyisakan 4 orang. Dari 4 orang tersebut, 2 diantaranya mengundurkan diri, Harno dan Bayu Andriyanto.
“Tetapi jujur barangkali, mungkin barangkali aja kurang sabar. Kami pun masih menunggu proses rekom dari DPP,” aku Chafidzin saat ditanya terkait alasan pengunduran diri dari sejumlah calon yang semula mendaftar. (DM/AI)






