Rembang, nurfmrembang.com – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Rembang menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) III yang dirangkai dengan bedah Buku Putih Kuota Haji Tambahan 2024, Jumat (23/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Hijau Kompleks Rumah Dinas Wakil Bupati Rembang ini menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus upaya meluruskan persepsi publik terkait isu kuota haji yang berkembang di masyarakat.
Muskercab III menjadi forum konsolidasi organisasi sekaligus ruang edukasi publik untuk meluruskan berbagai persepsi yang berkembang di masyarakat terkait isu kuota haji tambahan 2024 yang dinilai kerap tidak utuh dan tidak berbasis data faktual.
Sekretaris LBH Ansor Rembang, M Aqiil Wiraaji, menjelaskan bahwa bedah buku putih kuota haji tambahan 2024 sengaja dimasukkan dalam rangkaian kegiatan karena maraknya informasi yang berkembang liar di tengah masyarakat.
“Hari ini kita melaksanakan Musyawarah Kerja Cabang, dan salah satu rangkaiannya adalah bedah buku Buku Putih Kuota Haji. Ini untuk meluruskan persepsi yang saat ini berkembang di masyarakat, karena banyak data yang tidak empiris dan tidak faktual,” ujar Aqil.
Bedah buku ini menghadirkan KH Muhammad Aunullah A’la Habib (Gus Aun) dari PBNU dan Ahmad Taufiq dari LBH Ansor Pusat sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Gus Aun memberikan penguatan perspektif berbasis data kepada kader Ansor agar mampu memahami persoalan kuota haji secara komprehensif.
Aqil yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM GP Ansor Kabupaten Rembang menambahkan, kegiatan ini diikuti sekitar 200 kader Ansor dari berbagai pimpinan anak cabang di wilayah Rembang.
“Harapannya, para kader yang hadir bisa menjadi perpanjangan tangan organisasi untuk menyampaikan pemahaman yang benar kepada masyarakat, khususnya terkait isu kuota haji,” tegasnya.
Menurut Aqil, kader Ansor memiliki peran strategis sebagai agen edukasi sosial, terutama dalam merespons isu-isu sensitif yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik jika tidak disikapi secara objektif dan berbasis data.
Muskercab III GP Ansor Rembang berlangsung dinamis dengan diskusi terbuka dan partisipasi aktif peserta. Selain merumuskan arah program kerja organisasi, kegiatan ini juga menegaskan komitmen GP Ansor Rembang untuk terus hadir memberikan edukasi publik yang faktual, objektif, dan bertanggung jawab. (ABA/AI)







